Product walkthrough, trial, POCs, enterprise offering, support and more. Speak with one of our specialists.
Tech and Innovation
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan global terbesar saat ini, dengan emisi karbon sebagai penyebab utama. Berbagai negara telah menerapkan strategi inovatif dan kebijakan ketat untuk menekan emisi karbon guna mencapai target net-zero emisi. Berikut ini adalah negara-negara yang berhasil dalam mengurangi emisi karbon serta strategi yang mereka terapkan.
Strategi utama Swedia dalam mengurangi emisi karbon meliputi:
Sumber: Swedish Environmental Protection Agency , European Environment Agency
Denmark telah menetapkan target ambisius untuk menggunakan 100% energi terbarukan pada tahun 2050. Strategi utama Denmark meliputi:
Sumber: Danish Energy Agency , International Energy Agency (IEA)
Jerman menjalankan kebijakan Energiewende atau transisi energi, yang bertujuan untuk meninggalkan energi fosil. Strategi utama Jerman meliputi:
Sumber: German Federal Ministry for Economic Affairs and Energy , Fraunhofer Institute for Solar Energy Systems
Sebagai salah satu negara penghasil emisi terbesar, Tiongkok telah mengambil langkah besar dalam mengurangi emisi dengan cara:
Sumber: China National Energy Administration , International Renewable Energy Agency (IRENA)
Inggris telah berhasil mengurangi emisi karbon hingga 44% sejak 1990 melalui beberapa kebijakan, antara lain:
Sumber: UK Department for Business, Energy & Industrial Strategy , Carbon Brief
Pengurangan emisi karbon adalah tantangan global yang membutuhkan komitmen serius dari setiap negara. Strategi seperti pajak karbon, investasi energi terbarukan, serta regulasi ketat telah terbukti efektif dalam menekan emisi di berbagai negara. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan semakin banyak negara dapat mencapai target net-zero emisi dan berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim.
Dengan mengadopsi strategi dari negara-negara yang telah sukses, negara lain, termasuk Indonesia, dapat mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon yang berkelanjutan.
Jejakin’s green programs combine high-tech monitoring, biodiversity restoration, and community-led initiatives to deliver powerful, sustainable change across ecosystems.